Usut Korban Lainnya Polres Sukoharjo Telusuri Jaringan Penipu Investasi Emas

JURNALTEMAN | Usut Korban Lainnya Polres Sukoharjo Telusuri Jaringan Penipu Investasi EmasJURNALTEMAN | Usut Korban Lainnya Polres Sukoharjo Telusuri Jaringan Penipu Investasi Emas

JURNALTEMAN | Usut Korban Lainnya Polres Sukoharjo Telusuri Jaringan Penipu Investasi Emas, SUKOHARJO – Polres Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) terus menelusuri jaringan penipuan investasi emas batangan yang mencapai miliaran rupiah. Penyelidikan dilakukan untuk mencari pelaku dan korban lainnya. nonton movie

Kapolsek Kartasura, AKP Demianus Palulungan mengatakan, penyelidikan masih terus dilakukan. Sebab tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan pelaku lainnya dalam kasus penipuan investasi emas batangan.

Dugaan pelaku lain karena dua pelaku sebelumnya mengakui ada keterlibatan orang luar. Pelaku tersebut sekarang sedang diselidiki untuk segera dilakukan penangkapan. Penyelidikan juga dilakukan untuk mencari korban lainnya yang tergiur investasi emas batangan. Polres Sukoharjo sudah mendapatkan kabar ada korban dari luar daerah.

“Dugaan korban lain ada karena pelaku menyasar sejumlah daerah tidak hanya Sukoharjo. Kemungkinan ada orang yang tergiur iming iming investasi emas batangan,” kata dia, seperti dikutip dari KRjogja, Senin (28/11/2016). poker online

Untuk penyelidikan korban lain, pihak Polsek Kartasura melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian lainnya. Hal itu untuk memastikan data agar lebih valid. “Untuk pelaku lain juga masih kami selidiki karena dua pelaku sebelumnya mengaku ada keterlibatan orang lain,” lanjutnya.

Seperti diketahui, dua pelaku yang ditangkap yakni Rof (36) warga Kalijambe, Sragen dan Dod (36) warga Ngemplak, Boyolali, ditangkap setelah adanya laporan dari korban bernama Ida Hermawati (47).

Penipuan bermula saat pelaku mengiming-imingi investasi berupa emas batangan kepada korban pada akhir 2015 lalu. Korban percaya dengan bujuk rayu pelaku dan menyetorkan uang sebesar Rp 200 juta sebagai jaminan.

Setelah ditunggu lama investasi emas batangan seperti yang di iming imingkan pelaku tidak kunjung datang. Korban curiga dan berusaha melacak ke alamat pelaku. Ternyata pelaku tidak ditemukan sesuai alamat yang diberikan.

Pelaku Dod mengatakan, ia sudah menjalankan aksi penipuan investasi emas batangan sejak 2014. Selain Rof, masih ada satu pelaku lagi, J, yang merupakan pemilik emas batangan dari Kalimantan. togel singapora