Agen Judi SBObet | Casino Online Mobile Classic Game Temanjudi.com agen poker | situs poker | situs poker online | poker online judi togel | togel sgp | agen togel | bandar togel | togel online gadispoker poin

Marissa Mayer ingin memakai layanan Google

Agen Judi SBObet | Casino Online Mobile Classic Game Temanjudi.com TemanPoker99 adalah situs poker online terpercaya dan salah satu bandar poker terbesar di Asia dengan kemudahan transaksi melalui bank BRI, BCA, BNI dan Mandiri judi togel | togel sgp | agen togel | bandar togel | togel online

Jurnalteman – CEO Yahoo, Marissa Mayer telah mengundurkan diri setelah akuisisi atas perusahaan tersebut rampung dilakukan oleh operator seluler Verizon.

Selama menjabat sebagai bos Yahoo dia memakai layanan Yahoo Mail dari perusahaan pimpinannya. Tapi Mayer agaknya memiliki keinginan terpendam untuk kembali memakai Gmail seperti dulu.

Dia dilaporkan berkata “ingin segera memakai Gmail” ketika berbicara dalam konferensi AccelerateHER di London, Inggris, hanya sehari setelah mundur dari Yahoo. Alasannya, Mayer merasa “selalu bisa bekerja lebih cepat dengan tool rancangan sendiri”. Sebelum bergabung dengan Yahoo, Mayer memang pernah bekerja di Google selama 13 tahun dan memimpin pengembangan berbagai produk, termasuk Google Search dan Gmail.

Ramai dilaporkan ingin segera memakai Gmail, Mayer bereaksi dengan mengatakan perkataannya telah dibawa ke luar konteks. Rupanya dia tak ingin membuat Yahoo tersinggung.

“Komentar di luar konteks ini adalah soal desain Gmail dan bagaimana proses evolusinya sejak apa yang saya kerjakan di masa-masa awal,” kicau Mayer melalui akun Twitternya.

Dia juga mengatakan bakal terus menggunakan Yahoo Mail (di samping layanan e-mail lain, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (15/6/2017).

Dulu, ketika masih bekerja di Google, Mayer terakhir menjabat sebagai Vice President layanan Local, Maps, and Location Services.

Kini, setelah hengkang dari Yahoo pasca akuisisi oleh Verizon, Mayer menerima paket kompensasi sebesar 23 juta dollar AS atau lebih dari Rp 300 miliar.

}