Apa Itu Jabfung?

Pernahkah kepikiran untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS)? Selain stabilitas kerja, menjadi PNS juga menawarkan jenjang karier yang menarik. Salah satu jalur karier yang mungkin Anda temui adalah Jabfung, singkatan dari Jabatan Fungsional.

Jabfung bukanlah sekadar penempatan kerja, melainkan sebuah karier yang fokus pada pengembangan keahlian dan keterampilan tertentu. Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang Jabfung? Artikel ini akan membahas seluk beluk Jabfung, mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, hingga keuntungan dan tantangan yang menyertainya.

Pengertian Jabfung

jabfung

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) [Sumber: [djkn.kemenkeu.go.id]], Jabatan Fungsional (Jabfung) adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan keahlian dan keterampilan tertentu.

Dengan kata lain, Jabfung fokus pada pengembangan expertise di bidang tertentu. Pejabat Fungsional, sebutan bagi PNS yang menduduki Jabfung, dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan keahliannya agar dapat memberikan pelayanan terbaik sesuai bidang yang digelutinya.

Simak juga: Cara Meningkatkan Skor Kredit Dosen

Sebagai contoh, Jabfung Dokter merupakan jabatan yang berfokus pada pelayanan kesehatan. Seorang Dokter yang menduduki Jabfung ini dituntut untuk terus mengikuti perkembangan ilmu kedokteran dan meningkatkan keterampilannya dalam menangani pasien.

Berbeda dengan Jabatan Struktural yang fokus pada kepemimpinan dan pengelolaan organisasi, Jabfung lebih menekankan pada pengembangan keahlian teknis dan pelayanan publik di area spesifik.

Jenis-jenis Jabfung

Jabfung sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yang dapat dikelompokkan berdasarkan kualifikasi yang dibutuhkan. Berikut adalah jenis-jenis Jabfung yang umum ditemui:

  • Jabatan Fungsional Keahlian (JFK): Jabatan ini mensyaratkan keahlian teknis tertentu, seperti dokter, guru, analis keuangan, dan lain-lain.
  • Jabatan Fungsional Keterampilan (JFT): Jabatan ini mensyaratkan keterampilan di bidang tertentu, seperti pranata komputer, analis laboratorium, dan sebagainya.
  • Jabatan Fungsional Umum (JFU): Jabatan ini terbuka untuk lulusan SMA/SMK dan lebih berfokus pada pelayanan umum.

Selain itu, Jabfung juga memiliki tingkatan atau jenjang karier. Setiap jenjang memiliki kualifikasi dan persyaratan tersendiri. Dengan kata lain, Jabfung menawarkan kesempatan bagi PNS untuk terus berkembang dan meraih jenjang karier yang lebih tinggi.

Keuntungan Menjalani Karier di Jabfung

Memilih Jabfung sebagai jalur karier menawarkan beberapa keuntungan, di antaranya:

  • Jenjang Karier yang Jelas: Jabfung memiliki struktur dan jenjang karier yang jelas. Dengan memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditetapkan, PNS dapat terus naik pangkat dan mencapai jenjang yang lebih tinggi.
  • Fokus pada Pengembangan Keahlian: Bekerja di Jabfung menuntut Anda untuk terus belajar dan meningkatkan keahlian di bidang yang Anda geluti. Hal ini tentu akan membuat Anda menjadi seorang ahli yang kompeten di bidang Anda.
  • Kontribusi yang Spesifik: Melalui Jabfung, Anda dapat berkontribusi secara langsung pada pelayanan publik sesuai keahlian Anda. Anda akan merasa puas karena pekerjaan yang Anda lakukan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
  • Stabilitas Kerja: Sebagai PNS, Anda akan mendapatkan stabilitas kerja dan jaminan kesejahteraan. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang.

Selain keuntungan, ada baiknya Anda juga memahami tantangan yang ada sebelum memutuskan untuk mengambil jalur karier di Jabfung.