Akan Temui JK Antasari Beliau Sahabat Saya

JURNALTEMAN | Akan Temui JK Antasari Beliau Sahabat SayaJURNALTEMAN | Akan Temui JK Antasari Beliau Sahabat Saya

JURNALTEMAN | Akan Temui JK Antasari Beliau Sahabat Saya, TANGERANG SELATAN – Dalam waktu dekat, mantan Ketua KPK Antasari Azhar akan mengunjungi kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Ia menegaskan kunjungan tersebut tidak untuk membahas seputar kasus yang telah menimpanya.

situs poker online | togel sgp | berita hari ini | berita terbaru dunia | teman movie | nonton gratis | Nonton HD | nonton movie hd | movie hd | film indonesia | film populer | film baru | film terbaru | nonton film hd | nonton gratisan | film blueray | nonton full hd | nonton Subtitle Indonesia | nonton movie | Film SemiFilm Bokep

Menurut Antasari, setelah mendapatkan pembebasan bersyarat, yang akan dilakukannya 3 bulan ke depan adalah menjalani rutinitas internal keluarga dan bersilaturahmi dengan para kerabat. Termasuk dengan memenuhi undangan ke gedung KPK, serta mengatur waktu untuk menemui JK.

“Saya menganggap pak JK itu sebagai sahabat, beliau selalu beri support saat saya di dalam (penajra-red). Tapi saya ke sana bukan untuk membahas soal itu, hanya silaturahmi saja,” kata Antasari saat diwawancarai di kediamannya, Les Belles Maisons, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (11/11/2016).

Soal pengungkapan atas kasus yang telah dilaluinya, mantan Ketua Lembaga antirasuah itu pun berpendapat jika keadilan belum sepenuhnya diwujudkan.

Sebab, kriminalisasi atas dirinya belum terkuak meski sejak tahun 2010 lalu dia telah membeberkan beberapa kesaksian.

“Ini hanya menunggu keinginan kuat dari pemerintah untuk menyelesaikan kasus saya menjadi terang benderang. Saya tak pernah ada dendam pada siapapun, saya sudah ikhlas, namun keadilan itu kan berhak didapat oleh semua orang,” ujarnya.

Antasari Azhar di vonis bersalah atas tuduhan sebagai aktor pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen pada tahun 2009 lalu.

Atas tuduhan tersebut, dia harus menjalani kurungan penjara selama 18 tahun. Setelah mendapat pembebasan bersyarat, ayah dari dua orang putri itupun menghirup udara bebas setelah menjalani dua pertiga masa hukumannya.