3 dentuman misterius di Jabodetabek

Jurnal Teman

Akhir-akhir ini, suara 3 dentuman misterius di Jabodetabek atau  beberapa wilayah Indonesia. Warga yang mendengarnya mengatakan bahwa suara misterius itu mirip dengan gemuruh petir, ada juga yang menyebut seperti longsoran tanah yang terjadi berkali-kali.

Pagi tadi, Kamis (21/5), sekitar pukul 09.30, warga Bandung dikejutkan dengan suara dentuman misterius yang berasal dari langit. Sejumlah warga yang tinggal di Buah Batu, Arcamanik, Cimahi, Pasir Koja, hingga Kabupaten Bandung juga mendengar suara dentuman tersebut.

Dalam rentang waktu kurang dari enam bulan, tercatat sudah tiga kali dentuman misterius terjadi di Indonesia, dan semuanya masih menjadi misteri. Di mana saja lokasinya? Berikut ini tiga wilayah yang pernah terjadi dentuman misterius dari langit.

Dini hari warga Jakarta, Depok, Bogor, hingga Bekasi terusik oleh suara dentuman. Rentetan gemuruh terdengar sejak Sabtu (11/4) pukul 01.30 dini hari, berlangsung selama dua jam di sebagian wilayah Jabodetabek. Bahkan, hingga pukul 06.00 WIB, suara dentuman masih terdengar samar dan terdengar kembali pukul 11.00 WIB. Namun, jawaban penyebab suara dentuman itu tak kunjung datang.

Dentuman menghasilkan getaran yang dirasakan sebagian warga. Awalnya Gunung Anak Krakatau “dituduh” sebagai sumber getaran karena meletus beberapa jam sebelumnya, tepatnya Jumat (10/4) pukul 22.35 WIB dan baru berhenti 03.00 WIB.

Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas di Gunung Anak Krakatau bersifat strombolian atau ringan. Begitupun dengan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengatakan tidak ada petir ataupun gempa saat suara dentuman berlangsung. Analisis dengan ragam hipotesis berseliweran, dan lagi-lagi tak memberi jawaban pasti.

Tepat sebulan kemudian, pada Senin (11/5) dini hari, giliran warga Jawa Tengah yang mendengar suara dentuman misterius dari langit. Suara dentuman dilaporkan terdengar di beberapa wilayah Jateng terutama Solo dan Semarang. Dentuman juga terdengar di beberapa wilayah lain, seperti Sragen, Boyolali, Grobogan, hingga Kendal.

Berdasarkan keterangan BMKG, tidak ada aktivitas petir besar di wilayah suara dentuman. Begitupun dengan aktivitas seismik yang juga tidak terdeteksi. Beberapa spekulasi kemudian berkembang tentang penyebab munculnya dentuman suara, salah satunya mengaitkan dengan fenomena asteroid yang mendekati Bumi akhir-akhir ini.

Namun Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mematahkan kabar yang beredar. Kepala LAPAN, . Thomas Djamaluddin mengatakan, tidak ada informasi soal asteroid yang mendekati Bumi saat peristiwa itu terjadi.

Kamis (21/5), sekitar pukul 09.30 WIB, warga Bandung Raya dikejutkan dengan suara dentuman dari langit yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. Peristiwa itu kemudian ramai dibicarakan di media sosial Twitter. Tak sedikit yang mengunggah video yang memperlihatkan bagaimana suara dentuman itu terdengar dengan jelas.

Menurut Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya, tidak ada kejadian gempa bumi dalam rentang waktu pukul 00.00 WIB hingga 10.00 WIB. 3 dentuman misterius selain itu, kondisi cuaca sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB cerah dan berawan tidak terjadi hujan. Tidak pula ada kejadian petir dalam rentang waktu pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB.

Hingga saat ini, BMKG masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap dari mana asal suara dentuman tersebut.