Pasangan ini baru menjalani Foto Pernikahan setelah 66 tahun

 

Foto pernikahan menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan sepasang pengantin setelah menikah. Namun, hal tersebut tidak dilakukan oleh sepasang suami istri yang telah berusia sepuh.

Chen yang berusia 92 tahun dan Shen yang berusia 90 tahun akhirnya bisa melakukan sesi foto pernikahan untuk pertama kalinya setelah menikah selama 66 tahun. Sinchew mengungkapkan bahwa pemotretan itu terjadi karena pasangan ini bertemu dengan perencana pernikahan di sebuah restoran di Sarawak.

Dia tersentuh oleh cinta pasangan ini yang begitu tulus satu sama lain, sehingga dia menawarkan untuk membantu membantu mengatur pemotretan gratis untuk pasangan sepuh ini. Mendengar tawaran tersebut, kedua pasangan ini awalnya tidak percaya, lantaran mereka tidak berpikir bahwa mereka akan memiliki kesempatan untuk melakukannya pada usia mereka yang terbilang tidak muda.

Berdasarkan unggahan foto dari Joco Lico Bridal & Studio, kisah cinta mereka beruda dimulai pada 1946, ketika Chen yang saat itu berusia 19 tahun tiba di Sarawak setelah selesai sekolah. Dia kemudian mulai bekerja di sebuah toko grosir yang dimiliki oleh paman Shen karena ketika tiba di Malaysia, dia hanya memiliki beberapa ringgit di sakunya.

Karena dia sangat miskin dan hanya memperoleh RM15 sebulan, dia tidak berani memikirkan cinta dan terus bekerja keras setiap hari. Namun, pada suatu waktu dirinya mulai jatuh cinta pada Shen tetapi karena dia sangat miskin sehingga dia tidak berani mengutarakannya. Sampai suatu hari, dia mengumpulkan keberaniannya dan melamarnya.

“Saya sangat miskin, saya hanya memiliki penghasilan 15 ringgit sebulan. Apakah Anda bersedia untuk menikah dan hidup bersama saya? ” tanya dia.

Mendengar itu, keduanya kemudian menikah ketika mereka berusia awal dua puluhan. Chen berkata bahwa dia mau bersama sang suami meskipun dia sangat miskin.

“Dia menggunakan masa mudanya untuk bertaruh untuk saya dan saya tidak bisa membiarkannya kalah,” ujarnya.

Mereka memulai bisnis kecil bersama dan mulai menghasilkan uang, tetapi ketika mereka menikah dan Shen berusia 24, mereka hanya punya uang untuk mengambil foto pertunangan di Sibu Art Museum.

Sedangkan perjamuan pernikahan mereka diadakan di sebuah kedai kopi di mana mereka menyajikan kopi dan kue kepada beberapa teman dekat dan anggota keluarga yang menjadi tamu undangan.

Selama pemotretan, Chen mengatakan bahwa dia terpesona oleh kecantikan Shen dan tidak bisa berhenti memuji dia. Mereka juga mengatakan bahwa rahasia pernikahan yang panjang dan bahagia adalah untuk selalu bertoleransi dan saling memahami.

Hal ini terlihat dari perlakuan keduanya yang saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Shen akan membaca untuk Chen karena dia memiliki penglihatan yang lemah dan Chen akan mendorong Shen di kursi rodanya karena dia tidak bisa berjalan jauh.