Curiga Karena Sikap Istrinya Berubah Dingin, Pria Ini Memasang Kamera Tersembunyi di Rumah! Saat Melihat “Rekamannya”, Dia Langsung Menangis!

Cinta terbesar di dunia ini adalah cinta seorang ibu kepada anak-anaknya. Demi merawat anak-anak, banyak wanita yang rela meninggalkan semuanya, termasuk karir, dan memilih menjadi seorang ibu rumah tangga penuh waktu. Namun, meskipun demikian, masih sangat banyak orang yang meremehkan pekerjaan seorang ibu rumah tangga. Mereka menganggap bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga itu sangat mudah, hanya tinggal di rumah seharian dan bermain dengan anak-anak.

Beberapa waktu lalu, ada seorang suami yang merasa sikap istrinya berubah dingin setelah merawat bayi mereka di rumah selama 4 bulan. Merasa curiga, sang suami pun memutuskan untuk memasang kamera tersembunyi di rumahnya.

Nyonya Lee yang kini berusia 24 tahun, 4 bulan lalu melahirkan seorang anak laki-laki. Karena ibu maupun mertuanya tidak bisa membantu menjaga bayinya, akhirnya dia pun memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan menjadi seorang ibu rumah tangga penuh waktu. Merawat bayi yang baru lahir tentu saja tidak mudah. Bayi kecilnya itu terus menerus rewel dan menangis, sehingga membuat Nyonya Lee kewalahan. Lambat laun, karena lelah menjaga bayi sendirian setiap pagi dan malam, sikap Nyonya Lee pun mulai berubah, termasuk kepada sang suami.Tuan Lee yang merasa curiga dengan sikap istrinya yang berubah dingin kemudian memasang kamera pengawas untuk memantau gerak gerik sang istri.

Namun, setelah menonton rekamannya, Tuan Lee malah merasa terharu dan menangis. Dia melihat bahwa istrinya itu sangat sibuk mengurus bayi hingga nyaris tidak bisa istirahat. Sang bayi bisa dikatakan terus menerus menangis sepanjang waktu. Meskipun berhasil ditidurkan, tak lama kemudian pasti akan kembali menangis. Setiap kali bayinya menangis, Nyonya Lee dengan cekatan langsung menghampiri dan menggendong bayinya itu. Sambil menggoyang-goyangkan, Nyonya Lee membujuk agar bayinya itu berhenti menangis. Bayangkan saja hari-hari yang dilalui Nyonya Lee selama 4 bulan terakhir terus menerus seperti itu. Belum lagi pekerjaan rumah tangga yang masih harus dikerjakan oleh Nyonya Lee. Jika Nyonya Lee masih memiliki tenaga lebih untuk mengurus suaminya, bisa dikatakan bahwa dia sangatlah luar biasa.

Menjadi ibu rumah tangga penuh waktu, sepintas mungkin terlihat seperti pekerjaan yang sangat mudah. Padahal, menjadi seorang ibu rumah tangga membutuhkan kontribusi penuh dan tanpa pamrih dari seorang wanita.