Mau Beli Rumah tapi Masih Bingung? Yuk Konsultasi

Liputan6.com, Jakarta

Harga properti makin mahal setiap tahun. Apalagi kadang kenaikan harga properti dengan upah pekerja memberikan kekhawatiran bagi seseorang.

Dengan upah yang diterima, menimbulkan pertanyaan apakah mampu untuk memiliki properti terutama rumah idaman. Tak hanya memikirkan soal dana untuk membeli rumah, namun Anda juga harus punya pengetahuan membeli rumah, waktu dan tenaga.

Tak hanya kekhawatiran kesanggupan untuk beli rumah bagi Anda yang baru pertama kali rumah, namun juga harus hadapi proses jual beli properti yang berkaitan dengan hukum lantaran ada perjanjian jual beli, pajak bumi dan bangunan (PBB), serta surat perjanjian lainnya.

Belum lagi bagaimana cara membeli properti misalkan rumah, apakah lebih baik lewat cicilan atau tunai. Kemudian bagaimana cara memiliki kredit pemilikan rumah (KPR) di bank, dan mengajukan KPR serta lainnya yang berkaitan dengan properti.

Oleh karena itu, bagi Anda yang berkeinginan konsultasi seputar properti, Anda pun bisa mengirimkan pertanyaan ke redaksi Liputan6.com lewat email redaksi.ekbis@liputan6.com. Pertanyaan Anda akan langsung dijawab oleh ahlinya dari rumah.com.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Liputan6.com, Jakarta – Dear konsultasi properti,

Saya ingin tanya sedikit mengenai untung rugi beli rumah baru dan beli rumah bekas…

 

Ceritanya saya ingin membeli rumah di daerah Bogor. Setelah melihat-lihat ada beberapa yang menarik, ada yang rumah baru dengan tentu saja harga lebih tinggi dan juga ada rumah bekas dengan harga lebih rendah meskipun juga masih mahal.

Lalu boleh ga dikasih tahu apa untung rugi beli rumah baru dan rumah bekas?

 

JAWABAN:

Dear Ibu Arni,

Terkait apakah harus membeli rumah baru yang harganya lebih mahal atau rumah bekas yang harganya lebih terjangkau, perlu diketahui ada keunggulan antara keduanya. Misalnya untuk rumah baru, keunggulannya:

– Bangunannya baru dan bergaransi

– Desain rumah kekinian, lebih modern

– Sirkulasi udara dan cahaya lebih baik

– Lebih nyaman dan aman karena didukung fasilitas seperti taman, sarana olahraga, dan keamanan lingkungan

Sedangkan keunggulan rumah seken yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan pada perumahan baru seperti:

– Lokasi yang strategis

– Infrastruktur di sekitar hunian yang cukup lengkap

– Harga yang ditawarkan tak selalu mengikuti harga pasaran

Dari keunggulan tersebut juga bisa ditarik kesimpulan kekurangan membeli rumah baru dan rumah bekas.

Selengkapnya untuk mengetahui prosedur tepat membeli rumah bisa disimak di sini.

 


Bisa Pakai KPR

Perlu diketahui juga, bahwa baik membeli rumah baru maupun rumah bekas, semuanya bisa dilakukan pembiayaan melalui KPR sepanjang memenuhi syarat.

Selain beberapa hal di atas, jangan lupa akan prioritas jangka panjang. Jika memilih membeli rumah baru dengan sistem KPR, Anda harus memikirkan soal biaya cicilan yang berubah-ubah dalam jangka waktu yang relatif panjang (sampai dengan 25 tahun).

Akan tetapi, jika Anda berencana untuk memiliki rumah sebagai aset investasi, rumah baru tentu memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding rumah seken.

Jadi, pilihan tetap ada di tangan Anda. Bila masih ragu untuk membeli rumah baru yang sedang diincar, coba cek Review Properti yang ada…