Jurnal Harian

5 Tips agar Bentuk Kepala Bayi Jadi Indah

Ketika bayi hanya suka tidur pada satu sisi saja, ditambah dengan tidur yang berkepanjangan, hal ini dapat meningkatkan kemungkinan deformasi kepala.

Banyak ibu khawatir dengan keindahan bentuk kepala bayi.

Padahal di saat bayi mulai bisa membalikkan badan (berusia setelah 4 sampai 6 bulan), karena waktu tidur yang telentang rata atau hanya tidur satu sisi akan berkurang, maka kepalanya secara otomatis dan bertahap terkoreksi.

Jika memang terlalu gepeng, tetap akan ada sedikit pemulihan, tapi dibandingkan dengan bayi normal yang berbentuk kepala bulat masih tetap ada sedikit deformasi.

Beberapa tips langkah pencegahan dan perbaikannya sebagai berikut:

ILUSTRASI. (pixabay.com)

1. Olahraga mengangkat kepala

Sebelum bayi mampu membalikkan badan (sebelum berusia 4 bulan), sering-seringlah biarkan bayi telungkup untuk melakukan latihan mengangkat kepala, atau gendonglah bayi dan letakkan berbaring di dada Anda.

Pastikan lakukan disaat bayi sedang terjaga, dan sebaiknya tidak dilakukan sehabis minum susu, agar tidak muntah.

2. Perbaiki arah ketika memberikan ASI

Jika bayi Anda suka tidur pada satu sisi saja, sang ibu ketika menyusui cobalah membalikkan kepalanya ke sisi lain.

Misalnya, si bayi lebih suka tidur di sebelah kiri, ibu bisa menahan bayinya dengan menyusui dengan tangan kiri, dengan demikian si bayi secara alami akan berpaling ke sisi kanan ibu.

3. Biarkan bayi berbaring miring

Saat si bayi terbangun, aturlah dia berbaring miring, si ibu juga bisa mengubah posisi kanan atau kiri dan mengobrol/mengudang bayi.

ILUSTRASI. (masreiat.com)

4. Menarik perhatian bayi

Ketika akan menidurkan bayi, untuk menarik perhatian bayi, gantunglah beberapa mainan kecil ke arah tidur yang tidak disukai bayi, pasang cermin bayi atau arahkan pandangan bayi ke tempat tidur orang tua.

5. Pijat perlahan

Pijat perlahan bagian kepala bayi atau mintalah dokter untuk mengajarkan beberapa terapi fisik sederhana guna merilekskan otot yang kemungkinan tegang.

Namun sejumlah kelainan pada kasus kepala yang berbentuk aneh adalah dikarenakan penutupan dini pada celah/sambungan antar tempurung, jika ditemukan kelainan pada kepala bayi atau lingkar kepala terlalu besar ataupun terlalu kecil, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Perlu dicatat bahwa, dibandingkan dengan estetika kepala, keselamatan dan kualitas tidur bayi jauh lebih penting, dalam keadaan apapun jangan membiarkan bayi yang belum bisa membalikkan badan tidur telungkup atau disekitar kepala bayi diletakkan bantal atau selimut, hal itu dapat menambah risiko gagal bernafas. (hui/whs/rp)

Grace Yen Hoong. (Internet)

Tentang penulis: Huang Yen Hoong. Grace Yen Hoong Ooi, MD. MS. Harvard Medical School dan MD. McGill University, Kanada. Dokter anak Rumah Sakit Einstein. Jabatan sekarang adalah profesor klinis Rumah Sakit Cornell City dan profesor klinis serta dokter spesialis anak Rumah Sakit Lutheran Universitas New York, direktur klinik spesialis kebahagiaan anak New York.