Amber Owen, yang saat itu berumur 8 tahun, sedang berlibur di Thailand, ketika tsunami yang dahsyat terjadi pada tahun 2004 lalu, mengambil nyawa ratusan ribu orang dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang terluka.

(Foto : ibtimes)

Ketika gelombang raksasa pertama menghantam tanah yang kokoh, Amber sedang naik gajah, seekor binatang cantik muda bernama Ning Nong.

(Foto : mirror)

Gadis kecil Inggris itu berada di Pantai Phuket, yang sangat parah dihantam tsunami.

Ibunya, Samantha, dan ayah tirinya, Eddie, ada bersamanya. Dan, seperti setiap pagi, Amber telah berlari ke pantai untuk melihat gajah yang membawa anak-anak di luar Hotel Sheraton, tempat keluarganya menginap.

(Foto : pinterest)

“Gajah itu membawa kami menyusuri pantai dan masuk ke laut,” kenang Amber, yang sekarang berusia 20 tahun dan tinggal di Milton Keynes.

“Saya telah menyayangi Ning Nong, seekor gajah kecil berusia empat tahun, dan memberinya makan pisang setiap pagi, selalu bersikeras bahwa hanya saya yang akan menaikinya. Dia menggulung belalainya di bahu saya dan mencium saya.”

“Pada pagi hari tsunami, terjadi gempa kecil sekitar pukul delapan pagi, tapi kami tidak terlalu peduli. Setelah sarapan pagi, saya pergi jalan-jalan dengan Ning Nong, yang membawa saya ke pantai, dan saya menyadari bahwa dia mulai cemas dan terus menjauh dari laut. Saat kami menjauh dari pantai, ke arah daratan, sebuah gelombang besar datang.”

Sambil berpegangan pada punggung gajah itu saat ombak datang untuk menelannya, Amber melihat dengan penuh ketakutan saat turis dan orang-orang lainnya menghilang ditelan ombak.

(Foto : telegrap)

Beberapa saat sebelum gelombang melanda, laut tiba-tiba surut, dan meski Amber tidak tahu apa yang akan terjadi, Ning Nong pasti tahu.

“Sementara beberapa orang berlari untuk mengumpulkan ikan-ikan yang berserakan di pantai saat air laut tiba-tiba surut, Ning Nong justru langsung gelisah. Saya tahu ada yang tidak beres dan dia mulai berlari secepat mungkin menjauh dari laut.”

“Pawang gajah masih berusaha membawanya kembali ke pantai, tapi dia tidak berhasil. Ning Nong terus bergerak menjauh untuk melarikan diri dari pantai.

Naluri hewan Ning Nong menyelamatkan nyawa Amber saat ombak besar itu datang. Ibu Amber belum menyadari malapetaka yang terjadi sampai dia mendengar banyak jeritan di pantai.

“Kami berlari melewati pasir, dan karena Amber selalu bersama Ning Nong, saya berteriak: Dimana gajah itu?” Kenang Samantha.

“Seseorang bilang dia (gajah itu)sudah mati, dan saya panik karena saya tahu Amber pasti ada di punggungnya, saya berusaha berlari dengan kecepatan penuh, tapi airnya sudah sampai di lutut.”

(Foto : blikkruzs)

Sementara itu, dan tanpa sepengetahuan Samantha, Ning Nong terus berlari menjauh dari pantai, melawan arus kuat yang sekarang mencapai ketinggian bahunya.

Gajah yang kokoh itu berhasil melarikan diri dari pantai, dan tetap berdiri meski pepohonan dan segala macam puing menghantam keras tubuhnya … Amber tetap bertahan dan tidak melepaskan pegangannya!

Tapi akhirnya dia berhenti saat menemukan sebuah dinding pada sebuah rumah yang cukup tinggi, dimana rumah itu memiliki balkon dengan beberapa orang di atas balkon.

Dan seolah dia tahu mereka bisa menyelamatkan Amber, dia bersandar ke dinding sambil menahan tekanan air yang sangat besar serta segala macam puing yang menghantam tubuhnya, cukup lama sampai Amber bisa naik ke dinding dan diselamatkan oleh orang-orang di atas balkon.

“Saya ingat saya sangat ketakutan, tapi saya juga merasa lega setelah sampai ke atas balkon,” kata Amber.

(Foto : pinterest)

Samantha menambahkan: “Saat itulah saya melihat Ning Nong di kejauhan, di ujung pantai, di dekat sebuah dinding, dengan Amber di punggungnya, saya berteriak histeris namun juga merasa lega melihatnya selamat, jadi kami kembali berlari ke hotel.Kami baru saja sampai di kamar di lantai satu, saat kurang dari sepuluh menit kemudian gelombang berikutnya datang dan menyapu lantai dasar.”

Setelah Amber berhasil selamat di atas balkon, ombak besar itu mulai menyeret Ning Nong, dan sejak itu, Amber tidak pernah melihat Ning Nong lagi.

Amber tidak tahu apa yang terjadi pada Ning Nong.

“Dia menyelamatkan hidup saya, saya tahu apa yang akan terjadi dan dia membawa saya ke tempat yang aman, saya akan selalu bersyukur dan ini telah membuat saya lebih menghargai kehidupan.

“Dia mengajari saya, pada usia yang sangat muda, hal-hal mengerikan bisa terjadi. Terjadi dalam sekejap dan sebuah kehidupan bisa berubah untuk selamanya.” Kenangnya.