Berita Teknologi

Layanan WA terganggu menjelang Kongres Partai Komunis Cina

Layanan percakapan WhatsApp mengalami gangguan di Cina sejalan dengan peningkatan keamanan menjelang Kongres Nasional Partai Komunis Cina, PKC, bulan depan.

Para pengguna menghadapi masalah dengan aplikasi itu selama lebih dari sepekan belakangan karena berulang kali hidup-mati.

Pada saat tertentu malah sama sekali diblok dan hanya bisa diakses lewat jaringan virtual pribadi (VPN), untuk menerobos sistem pengamanan internet Cina.

WhatsApp merupakan satu-satunya produk Facebook yang bisa beroperasi di Cina daratan.

Cina gelar latihan tutup situs-situs internet yang dianggap membahayakan
Mengapa pemerintah Cina melarang Winnie the Pooh?
Cina tertibkan situs berita internet, pemred harus disetujui pemerintah

Sementara layanan utama media sosial Facebook dan situs berbagi gambar, Instagram, tidak tersedia.

Wartawan BBC di Cina melaporkan bahwa WhatsApp mulai hidup-mati lebih dari sepekan lalu.

Uji coba yang dilakukan pada Selasa (26/09) memperlihatkan para pengguna di Cina tidak bisa mengirimkan video maupun foto ke pengguna yang berada di luar Cina.

Bulan Juli lalu sempat ada pembatasan untuk percakapan video dan foto lewat WA namun belakangan dicabut.

Pengetatan sensor atas internet di Cina meningkat menjelang Kongres Nasional Partai Komunis Cina yang berlangsung setiap lima tahun.

"Masa persiapan untuk pertemuan itu biasanya merupakan masa dengan pembatasan yang lebih ketat atas semua hal untuk menjamin bahwa yang kritis atas Kongres Partai diredam di bawah kondisi sosial ideal sehingga tidak sampai menganggu," jelas Robert Kuhn, yang pernah menjadi penasehat para pemimpin Cina kepada BBC.

Bagaimanapun dia tidak bisa memastikan apakah pengetatan tersebut akan kelak dilonggarkan kembali seperti setelah kongres partai sebelumnya.

WhatsApp menolak untuk memberi komentar atas masalah yang menimpa layanannya yang terbaru ini