Berita Dewasa

Kisah menakutkan dari beberapa pulau misterius ini

Jurnalteman | Kisah menakutkan dari beberapa pulau misterius ini

Bagaimana jika kamu dan teman-temanmu terdampar di pulau yang menakutkan? Seperti terdampar di pulau misterius yang di selimuti kisah menakutkan ini!

Terdengar seperti film LOST? Ini bukanlah kelakar, karena memang ada pulau-pulau misterius dan menakutkan di dunia yang bisa membuat liburan musim panasmu menjadi mimpi buruk!

Diceritakan dulunya di pulau ini banyak terjadi kejadian mengerikan, mulai dari pengasingan, penyiksaan, kanibalisme, dan bahkan dijadikan tempat uji coba nuklir.

1. Pulau Tiburon – Pulau Emas dan Kanibalisme

Pulau yang ada di Meksiko ini pulau ini memiliki suhu yang sangat panas, tandus, dan penuh dengan binatang yang berbisa, serta sekelompok orang yang disebut dengan the Series yang telah lama diberi label sebagai kanibal. Wah!

Penyelidik Arizona, Tom Grindell yang melakukan perjalanan ke pulau itu di tahun 1903, tidak pernah kembali lagi. Edward Grindell, adik dari Tom Grindell akhirnya memutuskan untuk mencari kakaknya dan akhirnya menemukan jejak kakaknya, namun tidak ada mayat. Barulah dua tahun kemudian ditemukannya sisa-sisa dari Tom yang tak lebh dari tumpukan tulangnya saja.

2. Pulau North Brother – Kapal Karam General Slocum

Pulau North Brother adalah salah satu lokasi di New York yang paling banyak terjadinya tragedi manusia. Pada 15 Juni 1904, Gereja St. Mark’s Lutheran Evangelical mengadakan piknik tahunan dan lebih dari 1.000 anggota kongregasi yang menaiki kapal uap itu.

Saat kapal menuju ke sungai timur, tiba-tiba kapal tersebut terbakar habis oleh api dalam waktu setengah jam setelah meninggalkan pelabuhannya. 1.021 orang tewas pada kejadian itu. Mayat-mayat itu terdampar di pulau North Brother, dimana mereka diletakan di sepanjang dermaga dan garis pantai.

3. Pulau Nazino – Pemukiman Rusia

Pulau Nazino merupakan pulau terpencil yang tidak berpenghuni. Sebanyak 6.200 orang yang dianggap tidak layak oleh pemerintah Rusia akan diasingkan disini pada tahun 1933.

Mereka tidak diberi peralatan, tidak ada alat dan juga tidak ada persediaan. Makanan mereka hanyalah tepung mentah yang dibuang ke pinggiran pantai, yang menyebabkan penyerbuan dan saling mendahului untuk sampai ke sana. Air yang ada juga telah terkontaminasi dengan air sungai. Dan apabila mereka meninggalkan pulau itu maka mereka akan ditembaki oleh penjaga.