iPod Nano dan iPod Shuffle kini tinggal kenangan

Jurnalteman | iPod Nano dan iPod Shuffle kini tinggal kenangan

iPod yang dulunya menjadi simbol kebanggan fanboy Apple resmi dihentikan produksinya. Produsen asal Cupertino, Amerika Serikat memastikannya per 27 Juli 2017.

Siapa yang tidak kenal iPod, pemutar musik ini sempat menjadi simbol kemakmuran di kalangan remaja. Bisa dibilang memang tidak semua orang sanggup membelinya lantaran harga yang terbilang mahal. Tapi Apple tidak diam saja melihat konsumen yang ingin memiliki iPod, namun dananya terbatas.

Tak lama produsen ini meluncurkan iPod Nano yang dibanderol lebih terjangkau, meski tidak bisa dibilang murah juga. iPod Nano merupakan versi lebih ringkas dari iPod – yang kemudian dipanggil iPod Classic – dengan dimensi dan kapasitas penyimpanan yang lebih kecil.

Tapi dibanding iPod Classic, penerimaan iPod Nano justru lebih baik. Mungkin karena harganya, atau pilihan warna yang lebih catchy sehingga varian pemutar musik ini lebih digemari remaja. Apple juga rajin melakukan update untuk iPod Nano hingga beberapa generasi demi mengikuti tren yang berlaku.

Inovasi iPod tidak hanya disitu, Apple juga kemudian merilis iPod Shuffle yang lebih murah lagi. iPod Shuffle tampil sederhana tanpa layar, hanya terdapat tombol-tombol navigasi untuk memilih lagu.

Namun seiring waktu, Apple memutuskan menghentikan produksi iPod Classic lantaran permintaan yang semakin menurun. iPod Classic resmi ‘dimatikan’ di tahun 2014 lalu.

Sekarang nasib yang sama dialami iPod Nano dan iPod Shuffle. Apple dipastikan telah menghentikan pasokan untuk kedua pemutar musik.

Spekulasi beredar menyebut alasan Apple menghentikan produksi iPod Nano dan iPod Shuffle lantaran fungsi kedua perangkat telah bisa digantikan oleh iPhone, iPod Touch, bahkan iPod. Tebakan lainnya adalah popularitas layanan musik streaming yang semakin dominan bikin pemutar musik menjadi tidak lagi relevan.

“Hari ini (27/7/2017), kami menyederhanakan jajaran iPod kami dengan dua model iPod Touch terbaru dengan kapasitas penyimpanan dua kali lipat mulai dari $ 199, dan kami menghentikan iPod shuffle dan iPod nano,” kata juru bicara Apple lewat email-nya ke The Verge.

Meski iPod Touch masuk dalam keluarga iPod, perangkat ini tidak benar-benar dinikmati untuk mendengarkan musik. Kebanyakan penggunanya mengandalkan iPod Touch justru untuk bermain game iOS.

Oleh karenanya iPod Touch kini dipasarkan dengan kapasitas yang lebih besar, yakni 32 GB dan 128 GB. Varian iPod Touch 16 GB dan 64 GB tidak lagi dipasarkan.