Menhan Indonesia siap membantu Philipina melokalisir ISIS di Mawari


Jurnalteman - Menhan Indonesia siap membantu Philipina melokalisir ISIS di Mawari - Indonesia siap bekerja sama dengan Filipina dan Malaysia untuk melumpuhkan kekuatan Negara Islam Irak Suriah atau Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) di Marawi. Pada 15 Juni kemarin Menteri Pertahanan ketiga negara itu bertemu di Tarakan, Kalimantan Timur.

Pertemuan antara lain membahas soal strategi melokalisir pergerakan ISIS agar tak menyebar ke mana-mana. "Kalau dia (ISIS) sudah membentuk organisasi, ini diakan sudah bentuk organisasi, seperti yang di Irak itu, negara-negara Islam Filipina, negara-negara Islam Malaysia pasti kan ada tujuan, rencana ke depan, tujuan pasti teror itu yang kita wasdapai, kalau dia dilokalisir lebih bagus daripada menyebar ke mana-mana, makanya kita lokasisirlah, kita siap membantulah," kata Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu di Lapangan Setjen Kemhan, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (22/6/2017).

Ryamizard menyebut bahwa setiap 2 hari sekali stafnya berkomunikasi dengan staf pribadi Menhan Filipina terkait ISIS ini. Dia berharap dari pertemuan rutin itu kekuatan ISIS di Marawi bisa dilokalisir secepatnya dan tidak menyebar ke mana-mana.

"Harapannya pertama kita bisa melokalisir mereka (ISIS) di sana. Kedua, kita hancurkan di sana (Marawi). Ketiga, tidak menyebar ke mana-mana, tidak ke Malaysia, terutama ke Indonesia. Makanya kita melaksanakan perbatasan dengan ketat, laut, udara, darat, kita sudah tahulah mereka akan lalui ke mana saja," terang Ryamizard.

Dia menegaskan bahwa persoalan teror ISIS adalah musuh bersama, bukan hanya tentara. Sehingga pastinya nanti akan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Kepolisian RI.

"Ada waktunya nanti kapan, kan ini adalah musuh bersama, bukan musuh tentara, musuh bersama inikan musuh bersama jadi mengatasinya bersama lah, kalau sendiri-sendiri nanti dia berada di tengah-tengah kita nggak ketemu apa-apa," kata Ryamizard.

Keterlibatan BNPT dan Polri untuk melokalisir ISIS di Marawi, kata Ryamizard, nanti menunggu perkembangan perundingan tiga negara. "Jadi pasti nanti kalau ada perkembangan yang memerlukan kebersamaan semua pasti saya undang semua, polisi, BNPT, mari sama-sama kita mengatasinya sesuai bidang-bidangnya masing-masing," papar Ryamizard.

Terkait strategi yang akan digunakan untuk menyerang Marawi, Ryamizard menuturkan itu tergantung dari pemerintah Filipina. "Karena bulan lalu bertemu dengan Kemenhan Filipina dan presiden, ketemu bertiga ya dia dukung penuh itu (menyerang Marawi). Tapi, kan kongres kan atas nama rakyat kan banyak aturan, aturan yang ada kita latihan bersama-sama, mau di Rusia, Amerika kan ada MoUnya, sama seperti di sini," kata dia.