BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem di Bangka Belitung

JURNALTEMAN | BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem di Bangka BelitungJURNALTEMAN | BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem di Bangka Belitung

JURNALTEMAN | BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem di Bangka Belitung, PANGKALPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem baik di darat maupun di laut yang diprakirakan terjadi pada Sabtu 24 Desember 2016 besok.

"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dari pagi-dini hari terutama di wilayah Bangka bagian utara dan selatan, serta Pulau Belitung," ujar Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Tri Yulianto, Jumat (23/12/2016).

Daratan yang berpotensi hujan sedang yaitu Mentok, Jebus, Belinyu, Pangkalpinang, Koba, Toboali, Tanjungpandan, dan Selat Nasik, sementara di Sungailiat, Sungai Selan, dan Manggar berpotensi hujan ringan.

"Rata-rata kecepatan angin di provinsi ini berkisar 6-28 atau meningkat dari sebelumnya 6-25 kilometer per jam, suhu 23-31 derajat celcius dan kelembaban udara 66-98 persen. Waspadai kondisi cuaca yang dapat berubah kapan saja terutama dalam skala lokal," tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang mencapai tiga meter di Perairan Selat Gelasa, Utara Pulau Belitung, Selat Karimata bagian selatan Sementara itu, tinggi gelombang di perairan di Selat Bangka dan Selatan Bangka masing-masing berkisar 0,5 meter dan 0,75 meter.

"Rata-rata kecepatan angin di perairain di provinsi ini berkisar 8-40 kilometer per jam dari barat ke utara," ujarnya.

Sedangkan, tinggi pasang air laut maksimum di perairan Membalong Kabupaten Bangka 1,99 meter, di Sungailiat Bangka berkisar 1,70 meter, di Toboali Bangka Selatan 1,61 meter, di Kelapa Kampit Belitung Timur 0,88 meter. Kemudian di Tanjungpandan Belitung 0,94 meter, di Belinyu Bangka 0,88 meter dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat 0,49 meter.

"Diharapkan nelayan harus tetap waspada karena gelombang laut dapat berubah berubah kapan saja tergantung kecepatan dan arah angin," tukasnya.