Jurnal Harian

Disinyalir Prostitusi Terselubung Rumah Semi Permanen Dibongkar

JURNALTEMAN | Disinyalir Prostitusi Terselubung Rumah Semi Permanen DibongkarJURNALTEMAN | Disinyalir Prostitusi Terselubung Rumah Semi Permanen Dibongkar

JURNALTEMAN | Disinyalir Prostitusi Terselubung Rumah Semi Permanen Dibongkar, DENPASAR – Beberapa rumah semi permanen yang ditengarai sebagai tempat prostitusi atau esek-esek di kawasan bawah Jembatan Padanggalak, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur telah disegel 2014 lalu. Namun sampai saat ini sejumlah rumah semi permanen itu masih beraktivitas.

Kondisi ini sangat meresahkan warga sehingga Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Kepolisian, TNI, Camat, Linmas, Prebekel, Kepala Dusun dan Pecalang membongkar tempat esek-esek tersebut.

Kadus Desa Kesiman Kertalangu Nengah Muliasa mengatakan keberadaan tempat terlarang tersebut dicurigai sebagai sumber penularan penyakit HIV/AIDS. “Kami mengadukan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk di tindak lebih lanjut,’’ ujarnya saat pembongkaran, dikutip dari Balipost, Jumat (25/11/2016).

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Denpasar, IB Alit Wiradana mengatakan pada 2014 pihaknya telah melakukan penyegelan. Ternyata dari pengaduan masyarakat tempat tersebut masih beroperasi. Menurutnya, pembongkaran itu dilakukan sudah mengikuti prosedur. Tempat ini pun dibongkar secara keseluruhan dan rata dengan tanah.

“Penyegelan itu sudah pemberitahuan secara tidak langsung bahwa tempat itu boleh beroprasi lagi. Namun sampai saat ini masih ada aktivitas bahkan masyarakat mempertanyakan, dilakukan pembongkaran ini,” ujarnya.

Sementara pemilik lahan Made Tama didampingi anaknya Wayan Rajin mengatakan tanah miliknya telah dikontrak oleh Ibu Emi atau dikenal ibu M semenjak enam tahun lalu. Masa habis kontraknya berakhir Desember. Lahan seluas 15 are itu hanya dikontrakkan seluas empat are saja. Di mana per arenya dikontrak per tahun sebesar Rp3,5 juta.