Jurnal Harian

Laporan Kelahiran Bayi Terdampak Virus Zika Pertama DiVietnam

JURNALTEMAN | Laporan Kelahiran Bayi Terdampak Virus Zika Pertama DiVietnamJURNALTEMAN | Laporan Kelahiran Bayi Terdampak Virus Zika Pertama DiVietnam

JURNALTEMAN | Laporan Kelahiran Bayi Terdampak Virus Zika Pertama DiVietnam, HANOI – Pemerintah Vietnam melaporkan indikasi penemuan dampak kasus virus zika pertama. Seorang perempuan hamil yang sebelumnya pernah didiagnosa terjangkit virus yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti, ternyata sudah melahirkan bayinya.

Reuters, Minggu (30/10/2016) melaporkan, Bayi itu kini sudah berusia empat bulan. Seperti dugaan dokter, bayi itu lahir dengan microcephaly atau kepala berukuran lebih kecil daripada normal.

Kementerian Umum Pengobatan melalui Pencegahan Vietnam mengungkap, kasus kelahiran bayi terdampak virus zika ini ditemukan di pusat Provinsi Dak Lak, yang terletak 1.270 kilometer jauhnya dari Hanoi atau hampir 24 jam jika ditempuh dengan mobil.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Nasional Vietnam telah mencatat ada sembilan kasus warganya yang terinfeksi virus zika. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) bahkan sudah mengeluarkan travel advisory ke 11 negara Asia Tenggara, termasuk di dalamnya Indonesia dan Vietnam. Himbauan perjalanan itu sudah dikumandangkan CDC sejak Kamis 29 September lalu.

“Perempuan hamil yang melakukan perjalanan ke Asia Tenggara berpotensi terinfeksi virus zika. Tingkat risikonya saat ini belum diketahui. Diperkirakan risikonya masih lebih rendah dibandingkan daerah asal penyebarannya (Brasil dan Amerika Latin),” demikian pengumuman resmi dari CDC, yang dikutip dari Time.

Sejauh ini, larangan yang dikeluarkan CDC baru sebatas saran untuk menghindari perjalanan ke 11 negara di Asia tersebut. Sementara itu, masih ada 60 negara lain di dunia yang disarankan CDC untuk dihindari terkait virus yang dapat menular lewat gigitan nyamuk tersebut.