Jurnal Harian

JURNALTEMAN | Tragedi JPO Tidak Hanya Sekali Ini Rentetannya

JURNALTEMAN | Tragedi JPO Tidak Hanya Sekali Ini RentetannyaJURNALTEMAN | Tragedi JPO Tidak Hanya Sekali Ini Rentetannya

JURNALTEMAN | Tragedi JPO Tidak Hanya Sekali Ini Rentetannya, JAKARTA – Tragedi robohnya jembatan penyebrangan orang (JPO) kerap menelan korban jiwa. Baru-baru ini JPO roboh terjadi di Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Sabtu 24 September 2016. Berikut beberapa peristiwa terkait JPO yang di rangkum dalam satu tahun terakhir di kawasan Jabodetabek.

JPO roboh di Pasar Minggu, 10 orang menjadi korban

JPO yang dipasangi iklan media luar ruang di kawasan Pasar Minggu Jakarta Selatan roboh akibat hujan dan angin kencang. Setidaknya 10 orang menjadi korban. Tercatat tiga orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansah mengatakan robohnya JPO di Pasar Minggu akibat dari pemasangan reklame yang tidak sesuai ketentuan.

Menurut Andri jika pemasangan papa reklame sesuai dengan ketentuan maka musibah tersebut mungkin bisa dihindari. Andri menambahkan pemilik reklame tersebut adalah Dinas Pelayanan Pajak Jakarta Selatan. Untuk kesimpulan penyebab dari robohnya JPO, menurut Andri menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

JPO roboh di Tol BSD Tanggerang

Sebuah truk pengangkut crane dengan nomor polisi B 9026 UEA menabrak JPO di KM 7 Tol Serpong Bintaro hingga roboh pada Minggu 15 Mei 2016 malam. Pengemudi truk, Sarman Simbolon (34) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tanggerang Selatan.

Kanit Laka Lantas Polres Tanggerang Selatan Ipda Hari Ahmat mengatakan robohnya JPO karena kelalaian dari sopir. Kepada polisi, Marsan mengaku tidak menyangka akan menabrak JPO tersebut. Sebab, sebelumnya dia sudah dua kali melewati JPO yang lain dengan tinggi serupa.

JPO Stasiun Universitas Indonesia (UI) roboh

Jembatan penyebrangan yang menghubungkan Stasiun UI dengan Jalan Barel menuju Jalan Margonda, Depok rubuh ketika proses pengerjaan sedang berlangsung Minggu 6 Desember 2015.

Saat kejadian, angin kencang melanda Kota Depok. Untungnya ambruk konstruksi JPO Stasiun UI ini tidak menganggu perjalanan KRL yang melintas. Padahal lokasi kejadian persis di pinggir rel KA menuju arah Jakarta.

Proses pembangunan JPO UI kala itu baru memasuki tahap pembuatan tangga, dan belum ada penghubung di antara keduanya atau masih bersifat kerangka.

Sepasang kekasih kesetrum di JPO Transjakarta

Nasib nahas dialami pasangan kekasih Niko Adeli (23) dan Siti Nurhayati (23). Dua orang pegawai Transjakarta tersebut tewas karena tersengat listrik di JPO Jalan Magga Dua Raya Jakarta Utara, Rabu 30 September 2015.

Saat keduanya hendak pulang, mereka melewati JPO tersebut. Hujan deras membuat aliran listrik mengalir ke pegangan tangan JPU yang terbuat dari besi. Keduanya langsung tersengat hingga tewas.

Dengan adanya tragedi-tragedi di atas, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YKLI) meminta pemerintah untuk melakukan audit terhadap JPO yang tersebar di DKI Jakarta. Tidak hanya konstruksinya, tapi juga keamanan dan kelaikan.

“JPO yang layak dan manusiawi, memenuhi standar keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan,” tutur Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.