198 Lapak PKL di Pasar Balimester akan Ditata

198 Lapak PKL di Pasar Balimester akan DitataPasar Balimester akan ditata agar pedagang kaki lima tidak merugikan para pengguna jalan.

Jurnalteman.com,┬áJATINEGARA – Sebanyak 198 lapak pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur akan ditata. Penataan tersebut dilakukan untuk merapikan lapak para pedagang yang selama ini terkesan semarawut sehingga menimbulkan kemacetan.

Ada dua lokasi lapak yang akan dibenahi yaknidi perbatasan Jalan Pasar Pintu Utara hingga ke Jalan Pasar Pintu Barat dengan jumlah 93 pedagang. Sementara lokasi lainnya berada di Jalan Pasar Utara hingga ke Jalan Pasar Pintu Timur yang berjumlah 105 pedagang.

Koordinator PKL Balimester, Apendi mengatakan hal ini dilakukan menyusul telah rampungnya penataan para pedagang di Jalan Pasar Pintu Utara pada bulan lalu. Nantinya tenda milik para pedagang akan ditata ulang dengan model terbaru sehingga bisa dilakukan bongkar pasang.

“Lapak pedagang yang berada di depan sudah dirapikan dan terlhat tertib. Sekarang kami juga ingin agar lapak kami ini ditata ulang agar lebih tertib juga. Sejauh ini para pedagang juga sudah dikumpulkan dan sepakat untuk dilakukan penataan lapak,” katanya, Senin (22/8/2016).

Pria yang akrab disapa Kuwu itu menambahkan nantinya tenda yang dipakai adalah knockdown yang bisa dibongkar pasang. Sementara pada tenda bagian atasnya menggunakan bahan spandek agar tidak mudah robek. Kemudian untuk gerobaknya, nantinya akan dibuatkan model baru yang dilengkapi dengan roda sehingga bisa digeser-geser.

Ketua RT 05 RW 06 Balimester, Sukara mengungkapkan penataan lapak pedagang tersebut mendapatkan dukungan dari warga. Pasalnya kondisi lapak para pedagang tersebut saat ini sangat memprihatinkan dan terkesan kumuh.

“Intinya warga sangat mendukung penataan lapak pedagang Balimester. Kalau sekarang kan di belakang semrawut banget dan kumuh. Apalagi ada lapak yang bagian atapnya robek dan dibiarkan nyaris ambruk juga. Kalau udah ditata kan jadinya lebih rapi,” ungkapnya.

Camat Jatinegara, Nasrudin Abu Bakar mengungkapkan pihaknya tidak mempersoalkan lapak PKL Balimester ditata ulang secara swadaya. Dalam kesempatan tersebut ia juga meminta agar konsep awalnya bisa diperlihatkan kepada dirinya sebelum dilakukan penataan ulang sehingga bisa memperoleh gambaran tenda yang akan dibangun seperti apa.

“Silahkan saja menata kembali secara swadaya. Namun dengan catatan musyawarahkan dulu di internal para pedagang supaya ada kesepakatan dan tidak ada yang dirugikan. Bagi saya kalau sepanjang untuk pembangunan, pasti kita dukung,” ungkapnya.