Marwan Jafar Ditunjuk Jadi Ketua Pemenangan PKB

09 Agustus 2016 15:49 WIB

wyeapyeq

( Marwan Jafar (tengah) saat jadi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama personil grup band Slank mengadakan jumpa pers di Markas Slank, Potlot, Jakarta, Selasa (10/5/2016). Foto: MI/Galih Pradipta  )

Jurnalteman.com, Jakarta: Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar harus menanggalkan posisinya sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dari Kabinet Kerja. Posisinya pun digantikan sesama rekannya dari PKB, Eko Putro Sandjojo.

Meski terlempar dari Kabinet Kerja, toh Marwan masih diberi kepercayaan penuh oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Dia ditunjuk sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB. Keputusan itu ditetapkan dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat PKB, Senin 8 Agustus malam.

“Rapat pleno samalam meresmikan Marwan Jafar sebagai Ketua LPP DPP PKB. Marwan memiliki potensi besar untuk memimpin LPP. Ia memiliki energi luar biasa, kecerdasan, kepiawaian, ketangguhan, sangat layak memimpin LPP,” kata Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, seperti dilansir Antara, Selasa (9/8/2016).

Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, berharap LPP di bawah komando Marwan Ja’far dapat dengan cepat mendesain langkah-langkah strategis pemenangan PKB dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“LPP saya minta dengan cepat membentuk langkah-langkah strategis yang menguntungkan konstituen kita secara nyata,” katanya.

Menurut dia, LPP PKB harus mampu membuat strategi berbeda dengan partai lain. Pasalnya, hingga kini tidak ada satu pun partai memiliki nilai keunggulan satu dengan lainnya.

“Gaya, tema, manajemen kerja partai satu dengan partai lainnya masih sama. Untungnya kita masih mempunyai beberapa nilai lebih yang dapat mengikat konstituen kita,” ujarnya.

Ibaratnya perang gerilya, kata Cak Imin, partai ini tidak dibekali kelengkapan untuk berperang karena sumber daya kurang, logistik tidak punya, juga tidak punya media. Namun, PKB punya standar moral yang tinggi.

“Tanpa standar moral yang tinggi kita pasti sudah lewat. Moral lah yang mengalahkan semuanya. Untuk itu kita minta LPP PKB membuat standar moral yang sederhana, namun dapat meningkatkan daya tempur kita,” paparnya.

Sementara itu, Marwan Ja’far langsung merancang beberapa strategi untuk kemenangan Pilkada dan Pemilu. Ia menyadari dalam waktu dekat ini beberapa provinsi strategis seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten bakal melangsungkan pesta rakyat.

“Untuk itu, saya meminta semua pengurus membentuk relawan-relawan dan mengaktifkan kembali badan otonom (banom) secara masif dan terideologis,” katanya.

Marwan pun meminta Sekretaris Dewan Syuro untuk mengkoordinasikan kembali kiai-kiai, ulama-ulama serta tokoh agama untuk duduk bersama membicarakan masa depan bangsa.

“Fraksi PKB DPR RI dan MPR RI membuat isu stragis yang dapat langsung bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.